โ€

Kesaksian

Telah lahir pada tanggal 28 Februari di tahun #### seorang anak perempuan bernama Elleanor Cohen dari pasangan #### Cohen dan #### Cohen. Memiliki golongan darah B dengan MBTI (ENTJ).




Kini ia tumbuh menjadi gadis yang baru beranjak dewasa (20), dengan penampilan Rambut panjang ikal senada gelapnya malam, juga kedua iris yang berbinar bak Onyx hitam, dan tubuh yang semampai tinggi (165cm) dengan pinggang yang ramping.Tinggal bersama dengan sang paman yang sudah ia anggap seperti ayah kandungnya sendiri, gadis muda ini masih mencari jati dirinya (mencari pekerjaan) dan senang melakukan apapun di kehidupan barunya.Hello, this is Aoi Caspia. The faceclaim for Elleanor Cohen is Hailey from the manhwa Marquis of Marron. Please note that this is unrelated to the original plot written by Jaya and illustrated by Eunhasu. Thank you before.

Septem
Peccata Mortalia

Pasangan muda Cohen yang baru saja meresmikan hubungan mereka dengan tali pernikahan itu kini merajut cerita kelanjutan mereka dengan sebuah kontrak darah.Dengan siapa?Dengan sesuatu yang tidak dapat dilihat dengan โ€˜hal biasaโ€™.Kontrak itu berisi sebuah pertukaran, kehidupan, kemudahan, kekayaan, kesehatan, ketenaran akan didapat dengan sebuah jiwa. Harga yang sangat mahal untuk jiwa yang tak luntur oleh waktu. Semudah itu? Tentu saja tidak, pantangan 7 dosa besar yang menanti harus dilewati.Manusia didasari oleh kenaifan, begitu naif, ketika apa yang mereka inginkan sudah terwujud kenaifan itu semakin menjadi-jadi. Hidup dengan kemewahan, menjadi orang terpandang, keharmonisan pun hadir seiring keturunan pertama mereka pun lahir.Semua berjalan lancar hingga salah satu dari 7 dosa besar pun mereka lakukan satu persatu tanpa disadari. Kegelapan pun tersenyum dari balik bayangan mereka.

โ€

โ€œ

Hari yang paling kelam pun datang, 7 dosa besar yang membawa mereka menuju hari ini. Sebuah kecelakan mobil yang tidak masuk dalam nalar terjadi, dalam hembusan nafas terakhir sang kegelapan datang, mengingatkan akan apa yang mereka langgar. Pasangan ini menerimanya dengan sebuah permohonan terakhir untuk melepaskan anak semata wayang mereka dari jerat kegelapan ini.โ€œWahai engkau yang berkuasa atas kegelapan, kami mohon sebagai permintaan terakhir kami, untuk melepaskan anak kami dari jerat kegelapanmu. Anak kami terlahir tanpa berkaitan dengan hal ini, ia tidak ada didalam permohonan kami. Anak ini berkah dari tuhan, jadi tolong kecualikan anak kami dan bawalah kami berdua sebagai penebus kesalahan yang kami lakukan.โ€

Hari kelam itu meninggalkan bekas begitu dalam bagi Lea, bagaimana ia melihat jasad kedua orang yang ia sayangi tewas begitu mengenaskan, bagaimana kebahagian yang ia dapatkan menghilang dalam sekejap. Luka fatal juga trauma yang ia rasakan membawanya kedalam keterbatasan, ia mengalami lumpuh pada saraf disekitar mulutnya. Ia kesulitan untuk berbicara.Melanjutkan hidup dengan sang paman (adik dari ayah kandungnya) Sinai Cohen. Berharap dapat membawa cahaya baru dengan melanjutkan hidup masih bersama keluargannya, namun salah. Kehidupan disini adalah petaka berikutnya, bagaimana ia melihat bibi kesayangannya di perlakukan seperti budak. Bibi yang selalu melindunginya dan mengasihinya seperti anak kandungnya sendiri, kin pun pergi. Bahkan Lea menyalahkan dirinya sendiri atas kepergian bibi tersayangnya.

โ€œElleโ€ฆ kamu adalah hadiah dari tuhan, kamu diberkati kehangatan yang bisa mengobati dinginnya musim. Hiduplah dengan bahagia.โ€Kini ialah yang menanggung, posisi bibi digantikan olehnya mendapatkan perlakuan seperti budak. Namun kala itu masa remaja, masa dimana ia membangkang untuk pertama kalinya, memilih untuk pergi dari rumah sang paman. Mencoba hidup sendiri dengan mencari jati dirinya.Siapa sangka kemalangan terus menerus datang? Ia salah jalan, jalan yang ia tentukan sendiri malah membawanya ke sebuah lubang. Hingga dirinya kembali dihadapkan dengan perbatasan antara hidup dan mati.

Kegelapan kembali muncul disana, dengan angkuhnya ia tertawa, mentertawakan perjalanan hidup Lea yang begitu malang di waktu yang sesingkat ini. Terdengar sebuah tawaran diberikan, sebuah dejavu yang kembali terulang.Elleanor pun kembali kerumah sang paman dengan keadaan yang begitu sehat, ia sudah mampu berbicara dengan baik, kondisi fisiknya jauh lebih baik, bahkan ia kembali dengan membawa banyak aset untuk di berikan kepada pamannya. Ia pun beranggapan bahwa apa yang pamannya lakukan kepadanya juga kepada bibinya merupakan hal yang wajar dan patut di ambil positifnya.

Kini Elleanor hidup dengan pantangan sama, yaitu 7 dosa besar yang bilamana ia melanggar seluruhnya jiwanya akan masuk kedalam gelapnya kegelapan hingga kehidupan berikutnya.

Yang Terjalin

โ€

โ€

Halo-halo semuaa disini Aoi Caspia berbicara, terimakasih karena sudah meluangkan waktunya untuk membaca Carrd kami. Berikut kami sampaikan beberapa aturan yang kami miliki:1. Akun kami bertagar NSFW
2. Akun kami tidak berinteraksi dengan penulis dibawah umur.
3. IC / OOC / Muntalk dengan tagarnya masing-masing.
4. Silahkan ketuk DM kami untuk mengajukan relasi terlebih dahulu.
Segala bentuk saran dan masukan sangat kami apresiasi melalui DM kami yang terbuka kapanpun.
Terimakasih banyak untuk cintanya pada Kami yaaa!!